Penjahat adalah seniman, Polisi adalah kritikus. Penjahat menciptakan mahakarya, Polisi cuma mencari kekurangannya
Total Tayangan Halaman
Selasa, 29 Mei 2012
SINOPSIS NOVEL DEJAVU by Vasca Vannisa
"Aku pernah
melihatnya...Aku pernah mengalami ini sebelumnya...Aku pernah di kehidupan yang
berbeda..." Bathin Monalisa yakin.
Namun pendapat semua orang sama, pikiran Mona tidak sehat.
Kematian Ibu kandung lumpuh yang terbunuh, seorang
Ayah yang menghilang misterius di suatu pagi, dan mengenali orang-orang yang
tidak pernah mengenalinya, membuat Mona remaja terguncang dan kehilangan
pegangan hidup. Dengan tertatih-tatih dia pulih ketika bertemu seorang lelaki
bernama Jay, yang mengawininya belasan tahun kemudian.
Di usia kehamilan yang memasuki bulan kedua, Mona
dilanda halusinasi akan kejadian masalalu yang tidak pernah ada. Jawaban atas
keganjilan-keganjilan hidupnya bermunculan seketika dalam mimpi. Apakah dia
bisa mempercayai mimpi-mimpi itu?
Ketenangan Mona semakin runtuh ketika suatu malam
seorang anak perempuan ketakutan yang meminta perlindungannya, tiba-tiba
menghilang bagai debu di tangan seorang lelaki nyentrik bertopeng bedak tebal.
Jay akhirnya menyerahkan perawatan Mona pada seorang
Psikiater misterius, namun keadaan istrinya semakin memburuk, teror-teror baru
menyerangnya tanpa ampun.
Mona yang nyaris gila, pulang sendirian ke kampung
halaman untuk menemukan jawaban tentang masalalunya. Berharap menghadapi
ketakutan akan membuatnya sembuh.
Apakah Mona akan
berhasil? Ataukah malah terjebak dalam perangkap lama yang telah menantinya?
Rabu, 19 Januari 2011
Pria TerRoyal..
Kenapa pria beristri lebih royal soal materi ketimbang pria tak beristri?
Jawabannya, karena pria single narsis, sedangkan pria beristri kenarsisannya udah terkikis oleh tanggung jawab pada istri dan anak-anak yang jauh lebih merepotkan daripada tanggung jawab terhadap pacar.
Pasti ada diantara pembaca yang mau nyangkal, ah.. enggak ah... pacar gue baik ma gue, mau belikan ini itu..
Coba tilik-tilik kebelakang, berapa persen hasil kekayaan pacar lo yang masuk kantong lo, pasti gak nyampe 1 %. Beda ama pria beristri, mereka bisa memberi dengan persen yang jauh lebih tinggi, bahkan hampir separuh kekayaannya.
Gimana kenarsisan pria single bisa terpelihara?
Itu karena mereka belum nikah.
Lo apa hubungannya? tanya lo lagi..
Karena pernikahan membuat orang merasa hidupnya sebagai manusia petualang telah berakhir,
dan si single merasa dia masih di awang-awang, dia merasa bakal bisa dapetin cewek yang lebih baik dari lo, mungkin sekelas bintang hollywood, makanya dia nabung uang banyak dan ngeluarin secuil buat lo, biar kalo udah terkumpul bisa ngebiayain calon wanita idamannya nanti. Atau, dia nabung buat permak penampilan or beli rumah idaman buat mereka nanti.
Jawabannya, karena pria single narsis, sedangkan pria beristri kenarsisannya udah terkikis oleh tanggung jawab pada istri dan anak-anak yang jauh lebih merepotkan daripada tanggung jawab terhadap pacar.
Pasti ada diantara pembaca yang mau nyangkal, ah.. enggak ah... pacar gue baik ma gue, mau belikan ini itu..
Coba tilik-tilik kebelakang, berapa persen hasil kekayaan pacar lo yang masuk kantong lo, pasti gak nyampe 1 %. Beda ama pria beristri, mereka bisa memberi dengan persen yang jauh lebih tinggi, bahkan hampir separuh kekayaannya.
Gimana kenarsisan pria single bisa terpelihara?
Itu karena mereka belum nikah.
Lo apa hubungannya? tanya lo lagi..
Karena pernikahan membuat orang merasa hidupnya sebagai manusia petualang telah berakhir,
dan si single merasa dia masih di awang-awang, dia merasa bakal bisa dapetin cewek yang lebih baik dari lo, mungkin sekelas bintang hollywood, makanya dia nabung uang banyak dan ngeluarin secuil buat lo, biar kalo udah terkumpul bisa ngebiayain calon wanita idamannya nanti. Atau, dia nabung buat permak penampilan or beli rumah idaman buat mereka nanti.
Jumat, 14 Januari 2011
Novel "Dont Tell Me Anything", telah beredar
Apakah yang anda lakukan jika anda tertekan, terpojok dan dicampakkan tanpa arti?
a.Memikirkan rencana balas dendam
b.Menyibukkan diri dengan aktifitas baru untuk melupakan
c.Menenggelamkan diri dalam tidur yang lama
Tokoh utama Stella memilih jawaban C, berharap ketika terbangun semua permasalahan akan selesai. Seperti yang di inginkannya, semua tampak membaik.. Bahkan sangat baik..
Tapi membaik hanya dalam mimpi..
Disaat dia terbangun, semuanya sudah berubah, entah kemana semua orang,
Dirinya didepan pengadilan pidana,orang tuanya bercerai, kakak kandungnya diperkosa dan dibunuh.
Dimana dirinya waktu itu, apa yang dilakukannya hingga kehilangan waktu.
Sebelum dia benar-benar menyadari, beberapa orang mencoba membunuhnya.
Sinopsis
Pernahkah depresi membuat anda menenggelamkan diri dalam tidur yang sangat lama? Bagi beberapa orang, tidur yang panjang membuat mimpi terlihat lebih nyata dari kenyataan. Itulah yang dialami gadis belia bernama Stella, ia larut dalam dunia baru yang lebih indah, dimana dirinya bisa melakukan segalanya, bisa mendapatkan segalanya. Hingga suatu saat ia tak pernah benar-benar bisa bangun.
Berawal dari kesalahan-kesalahan kecil yang diabaikan, kejadian tragis terus menerus berlanjut, hingga mengakibatkan kematian sembilan orang, termasuk anggota keluarganya sendiri. Stella terbangun di sel tahanan tanpa tahu apa yang terjadi.
Benarkah Stella sang tertuduh amnesia adalah psikopat berkepribadian ganda seperti vonis pengadilan? Ataukah sebuah konspirasi khusus sedang bermain dibalik semua kejanggalan? Teka-teki menggantung oleh berita kematian sang gadis.
Lika-liku penyelidikan detektif muda 13 tahun kemudian kembali membuka kasus masalalu yang tak terselesaikan. Dengan bermacam trik berusaha menyibak topeng sang pembunuh yang sesungguhnya. Mengadu kelihaian pikiran, siapakah yang lebih pintar diantara mereka. Dirinya ataukah sang psikopat?
a.Memikirkan rencana balas dendam
b.Menyibukkan diri dengan aktifitas baru untuk melupakan
c.Menenggelamkan diri dalam tidur yang lama
Tokoh utama Stella memilih jawaban C, berharap ketika terbangun semua permasalahan akan selesai. Seperti yang di inginkannya, semua tampak membaik.. Bahkan sangat baik..
Tapi membaik hanya dalam mimpi..
Disaat dia terbangun, semuanya sudah berubah, entah kemana semua orang,
Dirinya didepan pengadilan pidana,orang tuanya bercerai, kakak kandungnya diperkosa dan dibunuh.
Dimana dirinya waktu itu, apa yang dilakukannya hingga kehilangan waktu.
Sebelum dia benar-benar menyadari, beberapa orang mencoba membunuhnya.
Sinopsis
Pernahkah depresi membuat anda menenggelamkan diri dalam tidur yang sangat lama? Bagi beberapa orang, tidur yang panjang membuat mimpi terlihat lebih nyata dari kenyataan. Itulah yang dialami gadis belia bernama Stella, ia larut dalam dunia baru yang lebih indah, dimana dirinya bisa melakukan segalanya, bisa mendapatkan segalanya. Hingga suatu saat ia tak pernah benar-benar bisa bangun.
Berawal dari kesalahan-kesalahan kecil yang diabaikan, kejadian tragis terus menerus berlanjut, hingga mengakibatkan kematian sembilan orang, termasuk anggota keluarganya sendiri. Stella terbangun di sel tahanan tanpa tahu apa yang terjadi.
Benarkah Stella sang tertuduh amnesia adalah psikopat berkepribadian ganda seperti vonis pengadilan? Ataukah sebuah konspirasi khusus sedang bermain dibalik semua kejanggalan? Teka-teki menggantung oleh berita kematian sang gadis.
Lika-liku penyelidikan detektif muda 13 tahun kemudian kembali membuka kasus masalalu yang tak terselesaikan. Dengan bermacam trik berusaha menyibak topeng sang pembunuh yang sesungguhnya. Mengadu kelihaian pikiran, siapakah yang lebih pintar diantara mereka. Dirinya ataukah sang psikopat?
Sinopsis Novel "Paranoid" karya Vasca Vannisa
Pernahkah kau berada di suatu tempat yang seolah akrab dalam ingatan ? Tapi nyatanya kau tak pernah kesana. Lalu tiba-tiba rasa bersalah menyesakkan dadamu...
Pernahkah ketika melihat kekasihmu, kau merasa ada yang hilang? Tapi nyatanya dia ada disana, mendekapmu penuh cinta? Lalu apa yang hilang itu? Tak kau sadari air mata mengalir di pipimu..
Diawali oleh sebuah peristiwa aneh. Di jalan lintas utama Sumatera. Gebi melakukan perjalanan dengan kekasihnya Aldi. Sesampai di Pom Bensin mereka berhenti. Namun Aldi yang menuju toilet, tak kunjung kembali.
Sebuah mobil Box Van berhenti tepat dibelakang iring-iringan. Terlihat tulisan dari tangan di jendela mobil yang berembun " Gebi, jangan tinggalkan aku.."
Gebi yang panik melapor ke polisi setempat. Namun anehnya petugas pengisi bensin mengaku tak pernah melihat sosok Aldi, sedari tadi Gebi hanya mengemudi mobil sendirian. Sedangkan Gebi merasa dia tak pernah bisa mengemudikan mobil.
Peristiwa mencekam dimulai, jalan raya yang berkabut, Kota-kota aneh. Semua orang yang ditemui terlihat mencurigakan. Ingatan-ingatan Gebi tentang apapun mulai buram. Gebi yang tersesat, larut dalam perasaan Paranoidnya sambil terus mencari Aldi.
Apakah Aldi telah di culik?
Ataukah lelaki itu sengaja menghilangkan diri?
Atau mungkin ada misteri lain yang tersembunyi dibalik setiap keanehan?
Segera... beredar Maret di toko buku kesayangan anda
Pernahkah ketika melihat kekasihmu, kau merasa ada yang hilang? Tapi nyatanya dia ada disana, mendekapmu penuh cinta? Lalu apa yang hilang itu? Tak kau sadari air mata mengalir di pipimu..
Diawali oleh sebuah peristiwa aneh. Di jalan lintas utama Sumatera. Gebi melakukan perjalanan dengan kekasihnya Aldi. Sesampai di Pom Bensin mereka berhenti. Namun Aldi yang menuju toilet, tak kunjung kembali.
Sebuah mobil Box Van berhenti tepat dibelakang iring-iringan. Terlihat tulisan dari tangan di jendela mobil yang berembun " Gebi, jangan tinggalkan aku.."
Gebi yang panik melapor ke polisi setempat. Namun anehnya petugas pengisi bensin mengaku tak pernah melihat sosok Aldi, sedari tadi Gebi hanya mengemudi mobil sendirian. Sedangkan Gebi merasa dia tak pernah bisa mengemudikan mobil.
Peristiwa mencekam dimulai, jalan raya yang berkabut, Kota-kota aneh. Semua orang yang ditemui terlihat mencurigakan. Ingatan-ingatan Gebi tentang apapun mulai buram. Gebi yang tersesat, larut dalam perasaan Paranoidnya sambil terus mencari Aldi.
Apakah Aldi telah di culik?
Ataukah lelaki itu sengaja menghilangkan diri?
Atau mungkin ada misteri lain yang tersembunyi dibalik setiap keanehan?
Segera... beredar Maret di toko buku kesayangan anda
Lesbian
Kenapa dunia terlalu naif? Kalau laki-laki suka sejenis(gay) disebut karena bawaan faktor genetis. Kalau perempuan suka sejenis, di sebut karena faktor kecewa dipermainkan laki-laki.
Apakah kenyataannya seperti itu? Tapi memang seperti yang terdengar, alasan yang dikemukakan oleh lesbian yang niatnya cuma cari sensasi, jawaban-jawaban ember mereka, merusak kesucian dari nilai kesakralan hubungan yang kami jalani. Seolah-olah hubungan sejenis didasari oleh rasa paranoid terhadap lelaki.
Oh, Fuck!!!
Nggak tau pasti isi sebagian besar pikiran perempuan lesbi lain. Yang pasti, dalam klub kami, semua memilih menjalani hubungan sejenis karena panggilan hati. Untuk menikmati keindahan tubuh-tubuh wanita lain. Karena tubuhku indah, teman-teman indah, dan kami semua indah. Sebagian besar beranggotakan model-model cantik.
Sebelum pesta inti dilakukan, yaitu pesta seks (rincian selanjutnya akan dijelaskan di Bab berikut) ritual pertama adalah menertawakan laki-laki yang kami jadikan teman kencan selingan. Laki-laki biasanya kami sebut dengan simbol perkutut.
Perkutut sering melakukan hal yang norak, seolah dunia hanyalah soal seks dan memperbandingkan antara wanita satu dan lainnya. Lirik-lirik cewek lain dikeramaian, bangga dengan berselingkuh, membandingkan pacarnya dengan artis idola mereka.
Bagi cewek normal, mereka akan marah. Tapi bagi kami yang sengaja memelihara perkutut bodoh itu untuk status sosial, itu adalah sesuatu yang lucu.
Kami tidak pernah mencapai orgasme ketika bercinta dengan si perkutut, karena sepanjang permainan kami hanya membayangkan bercinta dengan mahluk berotak kosong.
Mahluk yang nafsunya 9 kali lebih kecil dari cewek, tapi 9 kali juga lebih panik kalau mereka terangsang. Sedikit terangsang membuat mereka pusing dan harus menuntaskan hajat seksualnya. Memang benar-benar tak punya pengendalian diri..
Entah kenapa ajaran agama dan norma sosial budaya mengkondisikan diri mereka menjadi kepala di setiap bidang.
Ah entahlah.. Aku tak peduli..
Oh ya, bisa kuceritakan pacar-pacarku disini. Mereka semua cewek cantik. Ada aura kewanitaan, dan ada yang memiliki ketegasan alas jantan. Tapi tak ada satupun yang berpenampilan meniru-niru lelaki. Karena kami memang tak menyukai tipe seperti itu. Lebih baik cari perkutut beneran, ketimbang wanita yang meniru-niru perkutut.
Perkutut saja tidak mendapat tempat dihati kami, apalagi wanita mirip perkutut.
...
Cuplikan novel ketiga Vasca
Apakah kenyataannya seperti itu? Tapi memang seperti yang terdengar, alasan yang dikemukakan oleh lesbian yang niatnya cuma cari sensasi, jawaban-jawaban ember mereka, merusak kesucian dari nilai kesakralan hubungan yang kami jalani. Seolah-olah hubungan sejenis didasari oleh rasa paranoid terhadap lelaki.
Oh, Fuck!!!
Nggak tau pasti isi sebagian besar pikiran perempuan lesbi lain. Yang pasti, dalam klub kami, semua memilih menjalani hubungan sejenis karena panggilan hati. Untuk menikmati keindahan tubuh-tubuh wanita lain. Karena tubuhku indah, teman-teman indah, dan kami semua indah. Sebagian besar beranggotakan model-model cantik.
Sebelum pesta inti dilakukan, yaitu pesta seks (rincian selanjutnya akan dijelaskan di Bab berikut) ritual pertama adalah menertawakan laki-laki yang kami jadikan teman kencan selingan. Laki-laki biasanya kami sebut dengan simbol perkutut.
Perkutut sering melakukan hal yang norak, seolah dunia hanyalah soal seks dan memperbandingkan antara wanita satu dan lainnya. Lirik-lirik cewek lain dikeramaian, bangga dengan berselingkuh, membandingkan pacarnya dengan artis idola mereka.
Bagi cewek normal, mereka akan marah. Tapi bagi kami yang sengaja memelihara perkutut bodoh itu untuk status sosial, itu adalah sesuatu yang lucu.
Kami tidak pernah mencapai orgasme ketika bercinta dengan si perkutut, karena sepanjang permainan kami hanya membayangkan bercinta dengan mahluk berotak kosong.
Mahluk yang nafsunya 9 kali lebih kecil dari cewek, tapi 9 kali juga lebih panik kalau mereka terangsang. Sedikit terangsang membuat mereka pusing dan harus menuntaskan hajat seksualnya. Memang benar-benar tak punya pengendalian diri..
Entah kenapa ajaran agama dan norma sosial budaya mengkondisikan diri mereka menjadi kepala di setiap bidang.
Ah entahlah.. Aku tak peduli..
Oh ya, bisa kuceritakan pacar-pacarku disini. Mereka semua cewek cantik. Ada aura kewanitaan, dan ada yang memiliki ketegasan alas jantan. Tapi tak ada satupun yang berpenampilan meniru-niru lelaki. Karena kami memang tak menyukai tipe seperti itu. Lebih baik cari perkutut beneran, ketimbang wanita yang meniru-niru perkutut.
Perkutut saja tidak mendapat tempat dihati kami, apalagi wanita mirip perkutut.
...
Cuplikan novel ketiga Vasca
Senin, 27 Desember 2010
Psikopat
Ciri-ciri Psikopat :
- Sering berbohong, fasih dan dangkal. Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain. Seringkali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya dengan mengarang kebohongan lainnya dan mengolahnya seakan-akan itu fakta.
- Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
- Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
- Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil.
- Sikap antisosial di usia dewasa.
- Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.
- Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
- Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
- Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
- Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respon fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar -- bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah "dingin".
- Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya
Langganan:
Postingan (Atom)

